Jambi – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang melibatkan dosen dan mahasiswa, bertempat di MA Laboratorium FTK UIN STS Jambi. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kemahiran Berbicara Bahasa Arab melalui Program Arabic Speaking Class bagi Siswa Madrasah.”
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan berbicara (maharah al-kalam) siswa melalui praktik langsung, permainan bahasa, serta pendekatan komunikatif yang menyenangkan.

Sambutan Ka. Prodi PBA: Cintai Bahasa Arab, Karena Mudah dan Menyenangkan
Dalam sambutannya, Ketua Prodi PBA FTK UIN STS Jambi, Dr. H. Musli, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab sejak dini.
“Bahasa Arab itu mudah dan menyenangkan. Karena itu, saya berharap kegiatan praktik maharah kalam ini dapat diikuti dengan perasaan senang dan gembira,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa kemampuan berbicara bahasa Arab akan sangat bermanfaat bagi siswa, baik dalam pembelajaran agama, akademik, maupun pengembangan diri di masa depan.
Sambutan Kepala Madrasah: Apresiasi dan Harapan untuk Program Berkelanjutan
Kepala MA Laboratorium yang diwakili oleh Ibu Evi turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyambut positif program yang digagas Prodi PBA dan berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan praktik bahasa Arab ini. Semoga ke depan dapat diadakan kursus bahasa Arab secara rutin di MA Laboratorium,” ungkapnya.
Antusiasme Siswa dan Harapan Ke Depan
Kegiatan Arabic Speaking Class ini berlangsung interaktif dengan melibatkan permainan bahasa (language games), dialog, percakapan tematik, serta latihan ekspresi sehari-hari. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan PkM ini, Prodi PBA FTK UIN STS Jambi berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan, khususnya tingkat madrasah.
